Cari Blog Ini

Rabu, 22 Desember 2010

AN Cafe

An Cafe


 
An Café adalah tipikal sebuah band Oshare kei. Penampilan mereka terlihat colourful, cute dan boyish (atau girlish). Musik mereka tidak selalu sesuai dengan image mereka, karena disamping lagu-lagu yang upbeat, poppy rock mereka juga menciptakan lagu-lagu yang lebih keras.

Materi yang dibawakan oleh An Café adalah dari lagu-lagu rock cepat dengan vokal yang berteriak dan chorus yang menarik, sebagai contoh 3p’, hingga lagu pop tentang cinta seperti ‘Hatsukoi’.
line up
  • : Bou [2003 / 2007 - ]
biography
An Café dibentuk pada bulan Mei 2003, dengan vokalis Miku, gitaris Bou dan bassis Kanon. Band lamanya Miku yaitu Revirii bubar di bulan April, dan meskipun band ini pada saat itu tanpa drummer, mereka sudah mulai tampil di beberapa acara. Melalui penampilannya di acara-acara bersama dengan band-band indie yang kurang dikenal, An Café mendapat sedikit publisitas. Band ini merilis dua demo-dape; Opu-ngu’ dan Uzumaki senshokutai-Hatsukoi. Keduanya terbatas dan hanya dijual pada awal pertunjukkan.

Teruki masih bersama dengan band lamanya Feathersblue kala itu, akan tetapi dia keluar dari bandnya pada bulan Agustus dan menjadi member tetap di An Café. Sisa tahun dihabiskan An Café dengan tampil di berbagai acara. Imej cute mereka dan lagu-lagu upbeatnya cukup mampu meraih banyak fans yang sangat antusias akan band ini.

Tahun 2003 menjadi tahun percobaan untuk member muda An Café, namun tahun 2004 menjadi awal karir musik mereka yang serius. Melalui sebuah perjanjian dengan Loop Ash (yang juga menjadi label untuk band-band seperti Mask dan Scissor) band ini merilis maxi single Candy Holic’ pada bulan Maret. Dalam waktu seminggu saja single tersebut meraih ranking sebagai band peringkat dua dengan penjualan terbesar di Oricon indie charts. Ini cukup mengesankan untuk sebuah band yang baru memulai debut singlenya!

An Café mengadakan one-man pertama di Takadanobaba area pada bulan Mei, dimana acara itu merupakan acara penting bagi mereka. Konser dengan tajuk “Happy Birthday Tsuyu” tersebut habis terjual dan mereka membagikan single ‘Hatsukoi secara gratis.

Beberapa bulan setelahnya adalah saat sibuk untuk An Café. Mereka melakukan banyak tur, perilisan beberapa single seperti ‘√69’, ‘Cosmos’ dan single khusus yang dirilis saat live yaitu ‘Touhikairo’ dan ‘Tourai – café-‘.Sebagai tambahan perilisannya, band ini tampil di sedikitnya enam album omnibus. Majalah Shoxx juga merilis sebuah DVD/VT yang menampilkan pertunjukkan khusus dari band ini.

Di bulan Desember, An Café menutup tahun kesuksesannya dengan menggelar sebuah tur kecil untuk one-man mereka yang diakhiri dengan penampilan di Takadanobaba area dan Yokohama aka renga hall.

Bulan Februari 2005, An Café merilis mini album pertamanya ‘Amedama rock’, dimana album tersebut berisikan kumpulan dari single mereka terdahulu. Mini-album ini diikuti pula dengan sebuah maxi single ‘Karakuri hite’ yang diluncurkan sebulan kemudian.

Musim panas 2005 mereka merilis rangkaian single trilogi, antara lain ‘Tekesuta Kousen’, ‘Escapism’ dan ‘Merrymaking’. Mereka merilis satu single dalam jangka waktu tiga bulan. Album pertama mereka ‘Shikisai moment’ dirilis bulan Nopember 2005. Ini menguntungkan bagi fans yang ingin mendengarkan lagu-lagu tersebut tapi tidak ingin membeli tiga single secara terpisah dengan hanya sebuah lagu didalamnya, semua lagu-lagu tersebut dimasukkan ke dalam album ini.

Album baru ini memperlihatkan sisi baru An Café. Lagu-lagu mereka memang masih bercirikan An Café, namun disini terlihat kalau mereka sudah sedikit dewasa sebagai band yang bereksperimen dengan membawakan gaya dan instrument barunya.

Kesuksesan album ini diikuti pula dengan perilisan empat single baru dan album lainnya di tahun 2006 dan kepopuleran band ini pun semakin bertambah.

Tahun 2007, dua pengumuman penting dibuat: pertama, mereka tampil pada Anime Convention Akon di Amerika, yang mana ini membuat banyak fans mereka begitu bahagia karena ini merupakan kesempatan besar untuk dapat bertemu dengan para personel band favorit mereka. Namun sayangnya, tak lama setelah pengumuman tersebut Bou gitaris band ini mengundurkan, hal ini tentu saja membuat sedih banyak fans. Penampilan Bou terakhir dengan bandnya diadakan pada 30 April dan tak dipastikan apakah band ini akan menemukan pengganti dan apa rencana kedepannya.

Meski demikian, kami yakin kesuksesan band ini akan terus berlanjut dan kami pun yakin bahwa Bou akan memberi kejutan untuk kita dengan karir musiknya yang baru !

Pada pertengahan Mei 2007, An Café mengumumkan formasi barunya. posisi Bou digantikan dengan gitaris lain, bukan itu saja malahan mereka juga menambah dua personel baru: yaitu gitaris Takuya dan Keyboardis Yu-ki

D'espairsray

D'espairsRay

 
 
Salah satu band visual-kei pertama yang mempunyai banyak fans di luar Jepang, D'espairsRay sudah beberapa kali kembali ke Eropa dan Amerika Utara untuk menyenangkan fans mereka di sana. Heavy kearah industrial gothic rock adalah keahlian mereka dengan vokal yang menggabungkan antara growl dan teriakan rendah, nada-nada melodi. Paduan musik mereka terlihat suram, walaupun sudah mulai berkurang beberapa tahun belakangan ini.
line up
biography
Dibentuk pada September 1999, dengan Hizumi pada vokal, Karyu di gitar, Zero pada bass, dan Tsukasa di drum, D'espairsRay membuat pengaruh yang cepat pada dunia visual-kei. Setelah mengikuti beberapa event bersama band-band lain, termasuk live pertama mereka di Takadanobaba AREA, dan demo tape, band ini merilis single pertama, Kumo, pada akhir 2000. Pada awal tahun mereka merilis single kedua yang sekaligus juga sebagai mini album pertama, Terrors. Sebulan setelah perilisan itu, band ini kembali mengadakan live yang juga sebagai live one-man pertama mereka.

D'espairsRay menghabiskan dua tahun ke depan dengan tour, termasuk spesial tour, pertunjukan gratis di Meguro Live Station, Tokyo. Tahun 2003 mereka merilis dua single lagi : MaVERICK dan Garnet, kedua single itu menjadi favorite single bagi para fans mereka dan merupakan single terbaik mereka saat itu. Pada akhir tahun mereka berpartisipasi dalam event ‘Beauti-Fool’s Fest 03’, yang dikuti band-band lain seperti Mucc dan Merry.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2004 D'espairsRay lebih sering berada di jalanan dan di panggung. Yang mengejutkan lagi, dan membuat para fans luar negeri mereka senang, D'espairsRay tidak hanya mengadakan pertunjukan di Jepang, tetapi mereka juga mengadakannya di Eropa dengan 'D'espairs Ray World Tour 2004~Wollust ward dem Wurm gegeben~', tour ini diadakan pada akhir tahun itu.

Setelah 6 tahun mereka terbentuk, D'espairsRay merilis full album pertama, Coll:Set, pada tahun 2005. Tahun ini mereka kembali ke Eropa dengan mengadakan tour bersama Kagerou tetapi sebelumnya mereka mengadakan pertunjukkan di sebuah event di Amerika. Semua live tersebut sangat sukses dan tahun 2006 band ini kembali ke U.S.A lagi untuk mengadakan tour singkat, sekaligus merilis DVD tour mereka yang kedua, LIQUIDIZE.

Tahun 2007 mereka merilis full album kedua, Mirror, dan mengadakan beberapa tour. Fans D'espairsRay di Amerika merasa senang sekali bisa melihat live mereka pada hari kedua di acara 'J-Rock Revolution Festival', di Los Angels. Dengan fans yang menyebar di seluruh dunia, D'espairsRay menjadikan tahun 2007 sebagai salah satu tahun yang luar biasa bagi mereka dan fans mereka.

VISTLIP

vistlip

 

Characterized by a loud and rough stylishness, young neo visual kei band vistlip has been attracting a growing, enthusiastic fan base since their appearance on the scene. The band expresses uniquely realistic lyrics and combines hip-hop, pop and rock in heavy and melodious tunes.
line up
biography
vistlip formed on the auspicious date of July 7, 2007 with members from all over Japan: vocalist Tomo from Fukuoka, Kyushu, Tokyo-born guitarists Yuh and Umi, who also does rap vocals and is responsible for bringing the group together, bassist Rui from Hyogo and Kanagawa native Tohya on drums.

They started out performing at various live houses in Tokyo, and by the end of April 2008 vistlip had put out their first release, the mini-album Revolver. They also released a music video for one of its tracks, Edy. In August, they performed as the opening act for CELLT on their oneman tour Kaettekita Ultra C, and in September they began a campaign of three consecutive monthly single releases, the last of which was drop note., based on the theme of "Smile and Voice." At the end of the year, they treated their fans to a digital release of their song Dead Cherry.

Now, in 2009, another mini-album, Patriot, is scheduled for release in April. In keeping with their pattern so far, one version will include a music video, this time for the song Eve.

The young band has already established itself as one of the up and coming groups to keep an eye on, with a consistent release rate and high quality live performances; we look forward to seeing how they will progress from here.

The Gazette

the GazettE


Dibentuk oleh kelima orang membernya. The GazettE merupakan salah satu dari band-band terkenal di label PS Company, tempat bernaung band-band lain seperti Kagrra dan alice nine. Meski musik rock yang menjadi jiwa dari band ini, mereka tidak takut untuk bereksperimen dengan musik mereka dan musik mereka luas tidak ada batasan dari soft ballad hingga punk rock bahkan beberapa lagunya terdapat unsur hip-hop. The GazettE adalah sebuah band visual, dimana penampilan mereka bervariasi dari single ke single dan album ke album, tetapi musik mereka selalu mencerminkan ‘Gazette’ dan rock.
line up
  • : Yune [0000 / 2003 - ]
biography
(catatan : Ketika pertama kali dibentuk, awal mulanya The GazettE diketahui hanya sebagai Gazette dan akan diceritakan di biografi ini tentang perubahan nama mereka).

Gazette bermula pada awal tahun 2002, terdiri dari lima angota yang kesemuanya laki-laki, meski masih muda, mereka sudah cukup berpengalaman di dunia musik. Tiga dari personelnya telah bekerjasama di band-band lama (Ma’die Kusse dan Kar+te=zyAnose); dimana vokalisnya adalah Ruki, salah satu gitarisnya Uruha dan bassisnya Reita. Dua mantan member dari Artia melengkapi formasi awal ini; Aoi pada Gitar dan Yune pada drum. Setelah resmi bergabung di label Matina, mereka merilis single pertama, Wakaremichi, dan sebuah video dalam bentuk VHS pada bulan April, melalui berbagai acara dan perilisan omnibus dengan segera mengangkat nama mereka. Band ini pun sukses menggelar oneman pertama pada bulan Oktober di tahun itu. Pada akhir tahun mereka ikut ambil bagian di acara "FINAL PRELUDE 2002~2003 Matina PRESENTS" karena label Matina ini akan bubar.

Pada tahun 2003, Yune menggumumkan akan meninggalkan Gazette. Dia dengan segera digantikan oleh Kai (ex Mareydi†Creia) dan band ini lalu bergabung dengan label PS Company. Mereka ambil bagian di tur pertama bersama dengan rekannya dari band indie Hanamuke, dan merilis mini album pertama Cockyane Soup selanjutnya diikuti dengan perilisan dua mini album lainnya dua bulan sesudahnya. Pada sisa tahun, mereka melanjutkan dengan mengadakan tur Beauti-Fool's Fest 2003 bersama dengan artis lainnya seperti Merry dan D'espairsRay.

Gazette menggebrak tahun 2004 dengan mengadakan oneman di Shibuya AX (konser ini kemudian dirilis dalam bentuk DVD) dan saat itu juga mereka membuka fan club secara resmi. Mendekati akhir tahun, band ini merilis DVD live kedua dan kemudian mereka memberikan fans mereka apa yang telah dinantikan lebih dari dua tahun, yaitu album perdana mereka Disorder. Di bulan Desember, mereka ikut berpartisipasi di Beauti-Fool's Fest dan menggelar sebuah tur kecil.

Tahun 2005, Gazette nampaknya mengerahkan seluruh waktu mereka di bis tur atau di panggung karena hampir tiada hentinya mereka menggelar tur ke seluruh negeri. Beberapa item dirilis di antaranya tur dan photobook pertamanya "Verwelktes Gedicht", yang dijual di bulan September. Akhirnya mereka beristirahat singkat hingga bulan Desember yang dilanjutkan dengan keikutsertaannya pada acara "PEACE & SMILE CARNIVAL TOUR 2005" dengan memakai nama label dan merilis single Cassis yang menjadi single terakhir yang dirilis dibawah nama Gazette.

Tahun 2006 merupakan tahun yang sangat sibuk untuk Gazette. Mereka mengganti nama dari ‘Gazette’ yang ditulis dalam huruf Jepang, menjadi The GazettE, ditulis dalam bahasa Inggris, band ini menggebrak tahun itu dengan merilis sebuah album baru Nil. Mereka dengan segera melakukan tur besar-besaran, menjangkau seluruh Jepang dengan lebih dari tiga puluh pertunjukkan. Tur finalnya diadakan di Nippon Budokan, salah satu tempat penyelenggaraan terbesar di Jepang, dan habis terjual. Mereka juga mengadakan pertunjukkan Eropa pertamanya di Jerman pada akhir Juli, untuk menyenangkan fans internasional mereka. Kemudian masih di tahun itu, mereka membuka homepage resmi versi bahasa inggris pada bulan Oktober.

Mereka mengakhiri 2006 dan mengisi tahun 2007 dengan jadwal tur dan single-single baru sebelum mengumumkan perilisan album baru STACKED RUBBISH pada musim panas, dan penyelenggaran dua buah tur. Tur pertama akan dimulai pada awal Juni, yang diadakan dari musim panas hingga gugur, dan tur keduanya akan menutup bulan musim dingin. Untuk menyenangkan para fans internasional mereka, The GazettE memutuskan untuk kembali ke Eropa dengan mengadakan sebuah rangkaian tur kecil yang akan diadakan di Jerman, Perancis, Finlandia, dan Inggris pada bulan Oktober.

Senin, 20 Desember 2010

List band V-kei

1. Dir en greydir en grey





diru bisa dibilang band vk paling sukses di semua generasi, X japan ga pernah bener2 jual CD dan tour di US/europe, Luna Sea beralih ke pop mainstream dengan album SHINE nya, band seangkatan saingan terdekat diru seperti pierrot dan malice mizer bertumbangan duluan, sementara diru masih lari kenceng. Dari generasi yang lebih muda, Gazette sama nightmare pernah bersaing ketat untuk menjadi penantang nomer 1 diru tapi sekarang dua-duanya terjebak dalam stagnansi “winning formula”. Udah merasa nyaman dengan kondisi sekarang jadi males improve lagi, kalopun sekali-kali eksperimen baru nantinya pasti kembali ke “winning formula” itu tadi. Diru mungkin punya kesempatan yang sama waktu era album KISOU tapi mereka memilih untuk terus berkembang sampe keluar album UROBOROS yang bener-bener merupakan lompatan jauh dalam karir mereka. Kemudian band-band yang lebih muda dari angkatan Gazette malah mengubah visual kei menjadi genre yang memalukan, all looks no talent… how sad
Recommended songs: Mazohyst of Decadence, Macabre, Vinushka

2. X Japanx japan







sebagai band yang membawa visual kei ke mainstream tentunya X japan pantes ada di list ini, mereka menggabungkan penambilan glam rock ala kiss dengan musik speed metal, yoshiki sang komposer juga suka menambahkan elemen string section dalam aransemennya, mungkin karena dia memang sejak kecil punya bcakground musik klasik yang kuat. X japan juga dikenal banyak mengorbitkan musisi2 baru yang nantinya menjadi band sukses, sebut aja luna sea, glay, dir en grey, dan beberapa artis dari label lemoned milik hide. sekarang x japan udah reuni lagi, tapi belom ngeluarin full album, masih sibuk batalin konser-konser mereka di overseas
Recommended songs: rose of pain, X, scar


3. D'espairsrayd'espairsray







waktu masih indies, despairsray adalah monster!! Musiknya bikin adrenalin naik tapi sekaligus juga easy listening, mereka jarang ngeluarin rilisan, tapi sekalinya bikin pasti hasilnya TOP, tercatat dulu mereka bikin rentetan top class releases single – maxi kaya’ terrors – sexual beast – maverick – garnet – ori no nake de miru yume – gemini – born. Kaya’nya mereka emang hati-hati banget kalo mau bikin materi baru, buktinya meskipun udah ada sejak tahun 1999 tapi mereka baru punya 2 full album, pelit banget kan? Tapi yang penting quality over quantity lah, Cuma sekarang sayang single2 yang baru ga gitu bagus, tapi berdoa aja semoga album ke-3 yang bentar lagu keluar bakal sejenius 2 album pertama.
recommended songs: gothic, tatoeba kimi ga shinda ra, murder freaks



4. Vidollvidoll





 Vidoll tercatat suka banget ganti-ganti gitaris, ada lima orang yang udah pernah menempati posisi gitaris di vidoll, mungkin gitaris2 itu ga betah karena si rame doyan nyetel bass nya kenceng banget ampe nutupin rhythm gitarnya ya hehehehe yang aku suka dari vidoll pastinya si jui, dia punya vokal yang tanpa cacat, banyak komptriotnya di dunia vk yang menganggap dia sebagai best vokalis disitu
recommended songs: sanga koronda, torikabuto, itsuwari no jouzai



5. Kageroukagerou







salah satu band visual kei paling garang di akhir 90-an, sayang mereka mengalami stagnansi kreativitas dan akhirnya bubar di tahun 2007. kalo kamu suka jrock yang kenceng kamu pasti suka band yang satu ini, apalagi mereka juga punya stage presence yang bagus, hampir semua membernya bertingkah gila-gilaan kalo udah diatas panggung, yuana dan shizumi yang suka bikin mimik2 aneh, dan terutama daisuke sang vokalis yang hobi banget stage diving, plus tingkah-tingkah konyol kaya' makan kertas, ngemut mic, atau nyembur-nyembur air ke penonton. Sekarang daisuke gabung ke band nagoya kei the studs, sedangkan yuana ada di boogieman bareng anak-anak ex-baroque, smentara yang lainnya ga tau deh, kalo ga salah kazu masih sering jadi musisi cabutan, yang penting dapet duit ya
recommended songs: r shitei, shibire kokoro, wrist cutter




6. Hizakihizaki







hizaki punya kebiasaan berpinda-pindah band yang membuatku jadi menyebutkan namanya aja dalam list ini, setauku dia pernah ada di crack brain, sulfuric acid, schwardix marvally, hizaki grace project dan yang terakhir versailles. Dari band-band itu mungkin aku paling suka sama schwardix marvally soalnya dia gabung sama hisui dari madeth yang bikin musiknya jadi tambah agresif dengan growl-growl nya itu, sayang band ini umurnya pendek banget. Secara umum hizaki adalah gitaris yang memainkan musik metal old-school tahun 80 an, jadi kalo kamu suka gitar yang “tulit-tulit” pastinya kamu bakal suka hizaki
recommended songs: onigami fuurai, heaven's territory, requiem

Visual Kei

Visual Kei merupakan penggabungan dari kata Visual(bahasa Inggris), dan Kei(bahasa Jepang) yang mempunyai arti ‘gaya’. Jika komunitas Punk berasal dari London, maka Visual kei berasal dari Jepang. Visual Kei (ヴィジュアル系 bijuaru kei?) mengacu pada sebuah gerakan dalam J-Rock yang populer pada sekitar tahun 1990-an. Gerakan ini ditandai dengan band yang mengenakan kostum dramatis dan imej visual untuk memperoleh perhatian. Di Jepang, penggemar band Visual Kei sebagian besar hampir selalu terdiri dari gadis remaja dan dipasarkan secara luas dalam bentuk merchandise anggota band itu sendiri. Di negara-negara lain, perbandingannya kecil secara kuantitas antara penganut Visual Kei kira-kira keseluruhan antara remaja putra dan putri.
Anggota band Visual Kei sering memakai make up yang mencolok, dengan gaya potongan rambut yang dramatis, yang mengingatkan pada “pita rambut” tahun 1980-an dan memakai kostum yang sangat rumit. Walaupun sebagian besar musisi adalah laki-laki. Anggota band sering bermake up dan memakai pakaian yang dapat dianggap sebagai feminin atau androgynous. Pada akhirnya sebagian band kembali pada image warna – warni dan fantastik yang populer sekitar 5 tahun lalu yang diinspirasi game RPG dan anime. Daya tarik kostum pada fans adalah dengan ditunjukkan oleh para gadis yang berpakaian cosplay sebagai anggota band favorit mereka, secara terpisah pada konser di Jepang, di Amerika pada acara-acara anime.
Band visual kei yang diartikan sebagai yang utama dari gaya visual, tidak mengacu pada jenis musik tertentu. Mereka sebagian memainkan musik rock, hard rock seperti Luna Sea, Dir en Grey, Penicillin, Due'le Quartz, Plastic Tree, musik gothic dan neoclassic seperti Malice Mizer, Moi Dix Mois, Rentrer en Soi, D'espairs Ray dan Phantasmagoria, Light Rock dan Pop seperti L'Arc~en~Ciel, Glay, Shazna dan musik heavy metal dan Ballad seperti X Japan, Loudness, Buck- Tick, Sex Machine Gun, selain itu musik industrial, punk, dan techno kadang - kadang juga masuk ke dalamnya. Dengan mengambil genre dalam arti yang luas, sebagian besar memutuskan memainkan beberapa jenis musik rock.
Pengamat barat seringkali kebingungan dalam membedakan Visual Kei Band dengan Band Gothic karena kadang-kadang penampilannya yang mirip dalam bermake up dan berpakaian, tetapi sebagian gothic Jepang tidak bisa memasukkan visual Kei menjadi Gothic, dan disana ada persilangan budaya kecil antara Visual Kei Jepang dan Gothic Jepang diluar model gothic lolita, yang mana dipengaruhi oleh subbudaya gothic.
Secara luas gerakan ini telah dimulai oleh X Japan pada tahun 1980-an, yang mengangkat tren dari pemanfaatan visual shock untuk memperoleh pengakuan dalam kancah musik independen.
Sejarah:
Sejarah yang “melahirkan” adanya Visual Kei sebenarnya bermula saat Jepang mengalami perubahan besar-besaran usai Perang Dunia II. Saat itu ada suatu komunitas yang ‘terbuang’ dari masyarakat. Komunitas ini tidak hanya berbicara melalui mulut dan tulisan, tapi juga lewat penampilan. Komunitas yang mayoritas terdiri dari kaum adam itu tampil dengan mengenakan berbagai macam aksesoris dan berdandan maupun berperilaku layaknya perempuan. Lewat apa yang mereka pakai, mereka berbicara tentang segala hal. Mulai dari politik, segala under pressure, hingga masalah-masalah psikologis. Namun seiring dengan perubahan zaman, komunitas ini perlahan-lahan mengalami “mati suri” hal ini dikarenakan banyak orang Jepang yang lebih memilih bunuh diri untuk menyelesaikan masalah, daripada tenggelam dalam penderitaannya sendiri.